Posted by: sampaikan | August 9, 2007

Mengenal Agen Mossad Dalam Gerakan Islam*

New Page 2

https://i1.wp.com/swaramuslim.net/images/uploads/ebook/Majalah_Risalah-07.jpg


Risalah Mujahidin Edisi 7 Th I Rabiul Awal 1428 H / April 2007 M, hal. 42-46
Lihat catatan redaksi *)
FAKTA ini tentu amat mengejutkan, bahkan sulit dipercaya. Betapa kelompok Salafy
yang selama ini dikenal sebagai kelompok Islam yang berdakwah untuk Ihyaus
Sunnah (menghidup-hidupkan sunnah Nabi SAW), gerakan dakwah mereka ternyata
didanai oleh jaringan intelejen Israel, Mossad. Tujuannya untuk menimbulkan
fitnah dan perpecahan di kalangan kaum Muslim.


Badan intelejen Palestina mengijinkan harian Al-Hayat dan Televisi Libanon, LBC,
untuk mewawancarai orang-orang Palestina yang menjadi agen Mossad, dan sekarang
ditawan oleh pemerintah Palestina. Mereka telah menyebabkan terbunuhnya sejumlah
Mujahidin. Dalam sebuah wawancara, salah seorang agen mengungkapkan cara
perekrutan mereka serta peranan yang mereka lakukan dalam memantau para
mujahidin dan memicu fitnah lewat perselisihan, perpecahan, dan kebencian demi
merealisasikan kepentingan strategis Zionisme.

Wawancara ini diterbitkan oleh tabloid An-Nas nomor 127 mengutip harian Al-Hayat
yang terbit di London dan juga ditayangkan televisi LBC. Tabloid Al-Basya’ir
kembali menyiarkan wawancara tersebut mengingat pentingnya fakta-fakta yang
diungkapkan oleh agen ini. Wawancara di bawah ini, yang diterjemahkan oleh Jati
Utomo Dwi Hatmoko, M.Sc. , mahasiswa Structural Engineering and Construction
Management University of Newcastle Upon Tyne United Kingdom, dan dikutip dari
Hidayatullah.com, laporan Bahrum A. Rambe. Berikut hasil wawancara dimaksud:

Wartawan: Bagaimana para zionis itu dapat memperalat anda untuk kepentingan
mereka dalam konspirasi dan pengkhianatan terhadap bangsa dan negara anda?

Agen: Awalnya saya membaca iklan di koran lokal tentang adanya pusat studi
strategis kemasyarakatan yang bertempat di Singapura, mereka membutuhkan
reporter di Tepi Barat untuk melakukan studi sosial dan publisistik tentang
lingkungan, kemiskinan, dan lain-lain.

Lalu saya kirim biodata dan ijazah saya. Setelah dua pekan, datang balasan
penerimaan saya di lembaga tersebut yang ternyata dikendalikan oleh intelejen
zionis Mossad, dan dilaksanakan oleh orang-orang Palestina yang bekerja sama
dengan zionisme untuk merekrut orang Arab Palestina dengan cara jahannam yang
tidak terpikir oleh siapapun.

Mereka meminta kepada saya untuk menyiapkan laporan kemasyarakatan strategis.
Mereka memberi imbalan uang yang cukup banyak. Dari situ, Pusat Studi Strategis
palsu itu meminta tambahan laporan-laporan sensitif. Dan saya memenuhinya dengan
teratur. Dengan memperhatikan permintaan-permintaan mereka saya mengetahui bahwa
lembaga ini ada di bawah Mossad. Tapi saya tidak bisa mundur karena saya sudah
memberi laporan-laporan yang sangat sensitif tentang keamanan nasional,
tokoh-tokoh Mujahidin, posisi tempat tinggal mereka, dan keberadaan mereka.
Informasi ini memudahkan mereka untuk membunuh para Mujahidin terbaik dari Hamas
dan Jihad Islami.

Kondisi berkembang sedikit demi sedikit sampai permainan ini tersingkap, mereka
memberi kepada saya lisensi untuk menemui orang-orang penting di Tel Aviv. Di
sana mereka menyambut saya di sebuah hotel bintang lima. Mereka memberi saya
seluruh sarana kenikmatan, tapi ternyata mereka merekam saya ketika berada dalam
kondisi memalukan dengan seorang wanita. Hal ini sebagai salah satu cara mereka
untuk memperbudak dan mengendalikan saya di kemudian hari.

Dari sini pekerjaan menjadi lebih akurat. Mereka melatih saya seluruh dasar
kerja intelejen. Dan komunikasi kami lewat internet, mengirim informasi lewat
telepon seluler yang mereka berikan. Dari sini saya mulai mengumpulkan informasi
yang paling akurat dan vital tentang tokoh-tokoh intifadhah secara rutin. Posisi
saya sebagai reporter, membuat saya dapat bergabung dengan seluruh unsur
Mujahidin.

Saya mendapatkan informasi yang sangat penting karena saya dianggap sebagai
pejuang. Karena kedekatan saya dengan para pemimpin perlawanan dan pantauan saya
terhadap posisi gerakan dan tempat tidur mereka saya telah memudahkan banyak
pembunuhan melalui pesawat, penangkapan malam hari atau dengan menembak
kendaraan. Dan saya telah merekrut banyak orang untuk kepentingan zionis dengan
upah rendah tidak lebih dari 1500 chikel per bulan.

Wartawan: Kami mengetahui bahwa anda dapat mengintervensi beberapa jamaah
Islamiyyah, bagaimana itu?

Agen: Sesungguhnya zionis sudah memanfaatkan kepolosan dan ketidak hati-hatian
orang-orang Palestina. Kami ditugaskan membuat beberapa situs dengan nama:
Palestine Islamiyyah, al-Jihad al-Muqaddas, Tahrir al-Quds, Syababul Intifadhah,
dan lain-lain. Dengan situs-situs ini kami berhubungan dengan banyak anak muda
yang memiliki semangat jihad. Kami janjikan kepada mereka untuk membiayai mereka
dengan uang dan senjata, dengan menyebutkan bahwa dana tersebut bersumber dari
orang-orang kaya dari Teluk dan aktivis Islam di Mesir, Yordan dan Kuwait.

Begitulah, kami dapat menembus banyak mata rantai Mujahidin dan merasuk ke dalam
tubuh mereka dengan mengatasnamakan Islam dan jihad. Dan yang lebih berbahaya,
kami dapat memperalat orang-orang yang bersemangat tinggi, khususnya orang-orang
Salafiy untuk menyebarkan buku-buku yang menimbulkan fitnah dan perpecahan di
kalangan umat Islam. Buku-buku ini, sebenarnya dicetak dan dibiayai dengan biaya
dari Mossad untuk membuat pertempuran marginal antara aktivis Islam, khususnya
antara Syi’ah dan Sunnah di Palestina, Pakistan, Yaman, dan Yordan.

Puluhan judul buku-buku yang menyerang Syi’ah dengan cara menjijikkan, dan buku
lain yang menyerang Sunnah, sudah dicetak. Dan dimanfaatkan juga orang-orang
yang fanatik dari kedua belah pihak, setelah diyakinkan bahwa buku-buku tersebut
dicetak oleh para dermawan Teluk dengan cetakan lux. Selebihnya, pekerjaan akan
dilakukan oleh mereka yang teripu dari kelompok fanatik Sunnah seperti
Salafiyyin dan lain-lain. Tujuan utama dari pencetakan dan penyebaran buku ini,
adalah menimbulkan fitnah dan kebencian serta saling mengkafirkan antarpihak dan
menyibukkan mereka dengan pertarungan sampingsan sesama mereka, agar Israel
dapat merealisasikan tujuannya, yaitu menghancurkan Islam, menelan tanah air,
menghapus identitas generasi muda melalui penyebaran dekadensi moral, atau
menggunakan orang-orang yang tersingkir di luar kehidupan, fanatik dan keras
kepala. Hati mereka penuh dengan kebencian terhadap saudara mereka sesama
Muslim, baik Sunnah atau Syi’ah.

Dalam hal ini, jaringan Mossad telah cukup sukses menjalankan missinya. Anda
dapat melihat kira-kira semua masjid dan perkumpulan anak muda di Yaman,
Pakistan, dan Palestina tenggelam dengan buku-buku ini, yang dicetak dan
dibagikan secara gratis; yang dikesankan seolah-olah dibiayai dari kocek para
donatur kaya Arab Saudi, padahal Mossad ada di belakang semua ini. Sayang sekali,
banyak orang-orang yang tidak menyadari, termasuk para imam masjid,
khatib-khatib, dan da’i-da’i yang menyibukkan diri secara ikhlas dan serius
dengan menyebarkan buku-buku beracun minimal bisa dikatakan buku-buku lancang
dan fitnah. Fitnah lebih berbahaya dari pembunuhan. Karena pikiran mereka sempit,
maka mereka tidak berpikir tentang tujuan sebenarnya dari penyebaran buku-buku
ini, yang meniupkan kebencian, perpecahan dan fitnah khususnya hari-hari
belakangan ini.

Buku-buku ini telah mulai menuai pengaruhnya di Pakistan. Orang-orang yang
menyebut dirinya pengikut Ahlu Sunnah wal jama’ah, membentuk Tentara Shahabat
dan menyerang kaum Syi’ah dalam ritual dan rumah-rumah, membunuh mereka ketika
shalat Shubuh.

Sebuah pembantaian ganas yang menyedihkan meninggalkan ribuan mayat. Di lain
pihak membentuk Tentara Muhammad bereaksi dengan balasan yang lebih keras,
ratusan orang terbunuh di kedua belah pihak tiap bulan. Pembantaian berdarah,
kedengkian, membuat-buat pertempuran sampingan, fitnah yang berbahaya dengan
pahlawan Khawarij zaman sekarang, dimanfaatkan oleh Mossad untuk menyulut
fanatisme, pengkafiran, pembunuhan, untuk melemahkan negara Islam pertama yang
memiliki bom atom, Pakistan.

Sedangkan rencana mereka di Yaman, sampai saat ini pekerjaan masih berjalan
dengan serius dan hasilnya sebentar lagi akan bisa dilihat. Namun sangat
disayangkan, khusus tentang pemicu fitnah di Palestina, seluruh tujuan tidak
tercapai seperti di Pakistan dan Yaman.

Wartawan: Sekarang apakah anda menyesal? Di mana mata hati anda ketika anda
menunjukkan tempat-tempat persembunyian tokoh-tokoh perlawanan kepada zionis,
agar dibunuh dengan keji beserta keluarga mereka dengan pesawat Apache dan
roket-roket mereka?

Agen: Apalah gunanya penyesalan. Saya merasa sedih ketika mereka memusnahkan
sebuah bangunan beserta penghuninya hanya untuk membunuh salah seorang Mujahidin
yang dicari, di mana operasi ini menyebabkan terbunuhnya 17 anak kecil dan
wanita juga sang Mujahid yang dicari. Sayalah penyebabnya, sungguh sayang.
Karena itu, saya berhak dihukum dengan hukuman yang diputuskan pengadilan, yaitu
eksekusi.

Mengenal Gerakan Agen Mossad
Semangat menghidupkan sunnah Nabi SAW di satu segi, dan memposisikan gerakan
Islam di luar komunitasnya sebagai bid’ah, khawarij, dan tuduhan lain yang jauh
dari kesan Islami; tanpa dibarengi dengan wawasan ilmu, pemahaman syari’ah dan
siyasah secara memadai, membuat mereka mudah diprovokasi dan diperalat
musuh-musuh Islam. Banyak gerakan Islam, dalam melawan zionisme dan hegemoni AS,
justru diperalat oleh musuh dengan mengusung doktrin zionis tanpa disadari,
sehingga mudah dihancurkan.

Penting bagi aktivis Islam untuk mengenal di antara karakteristik ormas, orpol,
maupun gerakan Islam, yang kadangkala tanpa disadari menjadi alat musuh untuk
menghancurkan Islam. Berdasarkan kajian dan pengalaman karakteristik mereka itu
dapat dikenali antara lain:

Mendukung kekuasaan rezim yang zhalim secara apriori, selama penguasa tersebut
masih melakukan shalat. Alasannya, karena Nabi memerintahkan taat kepada
penguasa Muslim yang masih shalat sekalipun berbuat durhaka atau zhalim. “Enam
puluh tahun di bawah penguasa zhalim, lebih baik daripada sehari tanpa pemimpin,”
kata mereka. Sementara mereka mengabaikan ayat Al-Qur’an yang melarang membantu
orang-orang zhalim yang berkhianat kepada Allah dan rasul-Nya.

Mengklaim pahamnya paling benar tanpa mau diajak dialog mendengarkan hujjah dari
pihak Muslim yang dikategorikan sesat.

Mengajak umat untuk menjauhi politik, dan memfokuskan diri dalam aqidah dan
ibadah dalam pengertian sempit.

Gemar mengabaikan hujjah lawan sekalipun hujjah itu dari Al-Qur’an dan hadits
shahih hanya karena hujjah tersebut tidak berasal dari syeikh-nya.

Mempersempit sumber-sumber pemahaman agama, dan hanya menerima dari ulama
panutannya atau pemahaman dari kelompoknya sendiri secara terbatas, dengan
menganggap pemahaman jalur lain sebagai bid’ah.

Sangat mengecam perilaku yang dikategorikan tasabbuh dengan golongan kafir dan
musyrik. Tapi, mengikuti cara berpikir dan kepemimpinan golongan zionis dengan
menempatkan pendapat ulama panutannya melebihi Al-Qur’an dan hadits.

Menampilkan identitas tertentu untuk membedakan diri dengan kelompok lain secara
fanatik sebagaimana halnya dengan sekte-sekte di lingkungan Yahudi dan Kristen.

Mengambil ajaran agama dengan mengutamakan hal-hal yang bersifat personal dan
keluarga, tapi mengabaikan masalah kenegaraan dan jihad. Hal ini sejalan dengan
doktrin Kristen: “Berikan hak Kaisar kepada Kaisar, dan hak Tuhan kepada Tuhan.”

Sangat membenci, bahkan memusuhi gerakan Islam yang menuntut pemberlakuan
Syari’ah Islam secara kaffah, terutama ajaran amar makruf nahyu mungkar dan
jihad.

*Sumber : Risalah Mujahidin Edisi 7 Th I Rabiul Awal 1428 H / April 2007 M, hal.
42-46

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: